Dalam upaya membangun kesiapsiagaan sejak dini, MI Darun Najah menggelar kegiatan pelatihan mitigasi bencana pada Kamis (12/2/2026). Bertempat di Gedung Utara MI Darun Najah, sekolah bekerja sama dengan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Sidoarjo untuk memberikan edukasi praktis kepada peserta didik kelas 5. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini bertujuan untuk menanamkan mental tangguh dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.
Fokus utama dalam pelatihan kali ini adalah memberikan pemahaman mengenai cara bersikap sigap dan melakukan pencegahan terhadap bencana banjir, serta langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi. Materi ini dipilih mengingat pentingnya pengetahuan dasar bagi siswa dalam mengenali tanda-tanda alam dan prosedur evakuasi yang benar. Perwakilan dari LPBI NU Sidoarjo hadir sebagai narasumber untuk memberikan arahan yang komprehensif dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Metode pelatihan dilakukan secara variatif melalui sesi indoor dan outdoor. Pada sesi indoor, para siswa mendapatkan pembekalan teori mengenai faktor penyebab bencana dan cara meminimalisir risikonya. Suasana kelas tampak hidup saat instruktur memaparkan materi dengan gaya yang interaktif. Pengetahuan teoretis tersebut sangat krusial agar para siswa memahami alasan di balik setiap tindakan penyelamatan yang akan mereka lakukan nantinya.
Setelah mendapatkan teori, seluruh peserta langsung diarahkan untuk mengikuti sesi outdoor berupa praktik atau simulasi. Para siswa diajak mensimulasikan gerakan “Drop, Cover, and Hold On” saat gempa terjadi, serta cara mengevakuasi diri secara teratur menuju titik kumpul. Dengan adanya simulasi langsung ini, diharapkan siswa kelas 5 MI Darun Najah tidak hanya sekadar tahu secara teori, tetapi benar-benar siap dan tenang jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.





