Memasuki bulan suci yang penuh berkah, MI Darun Najah Kletek, Sidoarjo, menyelenggarakan rangkaian kegiatan religi bertajuk “The Shining Ramadhan Week”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Maret 2026 ini, melibatkan seluruh peserta didik secara aktif, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Program ini dirancang khusus sebagai wadah bagi para siswa untuk mengisi waktu luang di bulan puasa dengan aktivitas yang edukatif dan sarat akan nilai-nilai spiritual. Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik disuguhkan dengan berbagai materi pendalaman keagamaan yang sangat aplikatif. Siswa diajak untuk mempraktikkan tata cara sholat Idul Fitri dan praktik menjadi bilal Jumat hingga praktik sholat jenazah bagi siswa laki-laki. Sementara itu, untuk siswa perempuan, terdapat sesi khusus keputrian yang membahas seputar materi haid dan bersuci. Pembagian materi yang spesifik ini bertujuan agar setiap siswa memiliki pemahaman fikih yang kuat dan benar sesuai dengan jenjang usia serta kebutuhan mereka. Suasana khas pesantren juga sangat kental terasa melalui program Pondok Ramadhan yang meliputi kegiatan mengaji ala pesantren, buka puasa bersama, hingga pelaksanaan sholat tarawih berjamaah. Puncak kekhusyukan acara ini ditandai dengan kegiatan Khotmil Quran yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Selain itu, keceriaan siswa semakin bertambah dengan hadirnya sesi “Ramadhan Berkisah” yang dibawakan oleh Kak Tofa dari Yayasan Tanam Berkah, yang menyampaikan pesan-pesan moral melalui cerita yang inspiratif dan menghibur. Selain beberapa program diatas, peserta didik juga diajak untuk membuat kerajinan berupa parsel mini yang dapat diaplikasikan peserta didik menjelang hari raya idul fitri kelak. Kepala MI Darun Najah Kletek menyampaikan bahwa tujuan utama dari perhelatan “The Shining Ramadhan Week” ini adalah agar peserta didik dapat memanfaatkan momen emas di bulan Ramadhan secara optimal. Dengan adanya pendalaman agama yang intensif namun menyenangkan, diharapkan para siswa tidak hanya sekadar menjalankan ibadah puasa secara seremonial, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas keimanan dan membentuk karakter Islami yang kuat sejak dini.